Home
news
Mahasiswa Kedokteran UNIVRAB Raih Poin 88,5 pada Ujian Kompetensi Profesi Dokter

Mahasiswa Kedokteran UNIVRAB Raih Poin 88,5 pada Ujian Kompetensi Profesi Dokter


Selasa, 2017-03-07 - 08:31:27 WIB

UNIVRAB - Bulan November 2015, bulan penantian dan mendebarkan bagi 13 mahasiswa Prodi Kedokteran UNIVRAB. Mereka peserta ujian kompetensi program profesi dokter (UKMPPD). Ujian yang dilaksanakan secara serentak oleh pemerintah melalui Dinas Pendidikan Tinggi (DIKTI). Setelah melewati dua bentuk ujian, komputer based test (CBT) atau teori dan kompetensi OSCE ( Praktek Skill).

Para dokter muda diuji oleh dokter-dokter dari berbagai bidang selama dua hari. Dari 13 peserta, 9 peserta dinyatakan lulus yakni dr Sutiasih, dr Nur Febni Yanti, dr Yohanes Purwanto, dr Eky Mhd Nurisman, dr Krisna Dwi Saputra, dr Opyanda Eka Mitra, dr Ratna Febrialti, dr Yani Awaliatun dan dr Widuri Pratama Putri.

Ujian kompetensi profesi dokter dilaksanakan 4 kali dalam setahun ini, Ratna Febrianti meraih poin 88,5. Poin. Ratna termasuk sangat memuaskan karena secara nasional nilai tertinggi diraih mahasiswa Universitas Padjajaran dengan 90 poin.

“Saya senang dan bangga”, kata Ratna. Kunci keberhasilan dalam ujian kompetensi tersebut adalah selalu sering melakukan latihan dan pendalaman soal-soal yang diberikan oleh dosen dan mengikuti masukan yang diberikan, wanita anak pertama dari tiga bersaudara ini berbagi tips.

Lebih lanjut Ratna menjelaskan sangat senang kuliah di kedokteran Abdurrab karena telah bisa membuktikan bahwa kedokteran Abdurrab mampu bersaing dengan kampus lainnya.

“Kita mulai mununjukan bahwa dosen-dosen kita memiliki kamampuan dan berkompeten. Kedepan semoga adek-adek yang sedang sedang studi bisa memperoleh nilai yang lebih baik lagi dari saya”, Ratna berharap.

Capaian prestasi Ratna mendapatkan apresiasi dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Abdurrab dalam pidato sambutan di acara pelantikan pengambilan sumpah dokter ke IV (21/01).

“Pelaksanaan ujian UKMPPD melalui UU No 20 tahun 2013 tentang pendidikan kedokteran. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab dalam menghasilkan dokter yang menjadi ujung tombak mewujudkan cita-cita bangsa kesejateraan yang menjadi cita-cita bangsa, “ ucap dr May Vazon M.Sc.

Pria asal Pasir Pengaraian Rokan Hulu ini berharap agar kedepan Universitas Abdurrab bisa meluluskan lebih banyak dokter yang dalam ujian kompetensi sehingga bisa membantu program pemerintah dalam mengsukseskan kesehatan bagi masyarakat.

Pada akhir sambutannya dekan FKIK ini menyampaikan rasa terima kasihya kepada para dokter-dokter di rumah sakit pendidikan yang telah memberikan ilmunya kepada mahasiswa kedokteran UNIVRAB.***(Ken – HUMAS UNIVRAB)


Share Berita


Komentari Berita